Hari ini sudah 2 minggu ditinggal anakku yang luthu ... hiks Mas Syaq di"ambil paksa" oleh simbahnya. Jadinya sekarang setiap hari rajin telp ke semarang. Tapi tiap kali di telp, syaq justru dengan enaknya main sendiri seolah ndak kangen sama bapak ibunya. Awas nanti kalo pulang tak cecep pipinya. Ibu nya syaq suka nangis, nih sekarang aja mau nangis lagi.
Sudah ah ...
Friday, July 18, 2008
Thursday, May 17, 2007
Sekarang, beda!
Sudah hampir 2 tahun sejak post ku yang terakhir, aku jadi "terusik" untuk menulis kembali setelah melihat Blog ada dimana-mana. Internet sudah berubah banyak dalam 2 tahun terakhir ini dan ternyata aku juga sudah berubah banyak dalam.
Yang paling keliatan tentunya tubuhku yang semakin "besar" (ini berkonotasi positif lho). Banyak yang bilang, sekarang perutku lebih "maju" dari karirku. Waktu istriku hamil yang perutnya kelihatan hamil malah aku. Beda dengan mas Tukul, walaupun sukses, mulutnya tetap lebih maju dari perutnya (trus mas tukul bilang "Puas, puas?!?! tak sobek-sobek mulutmu!")
Kemudian statusku sudah berubah dua kali, habis nikah kemarin statusnya "Pria beristri", kemudian setelah anakku lahir jadi "Bapak".
Sekarang aku sudah punya anak, namanya SyaQ, julukannya bul-bul. "Bulet-bulet" karena waktu usia 1-4 bulan pipinya bulet. Tapi sekarang julukan itu kurang pas, SyaQ agak kurus setelah bisa mbrangkang sendiri (untuk urusan ini aku dapat "ceramah" panjang lebar dari mbahnya SyaQ).
Sekarang aku punya rumah sendiri. Walaupun masih nyicil, tapi sudah lega, setidaknya aku ndak harus menanggung biaya kenaikan harga rumah. Rumahnya kecil tapi isinya blm banyak jadi SyaQ masih bisa "mbrangkang ngalor ngidul" dengan riang gembira.
Sekarang aku sudah punya mobil sendiri hehehe, jadi bisa ngajak SyaQ main ke Puncak, Bandung dll. Pokoknya kemanapun tak antar deh (asal ndak capek)
Sekarang aku kok suka nulis pake quote ya? ndak tahu ah
Maturnuwun dhumateng gusti Allah atas segala perubahan ini.
MU juara liga Inggris! You'll never walk alone. Lho?!
Kemudian statusku sudah berubah dua kali, habis nikah kemarin statusnya "Pria beristri", kemudian setelah anakku lahir jadi "Bapak".
Sekarang aku sudah punya anak, namanya SyaQ, julukannya bul-bul. "Bulet-bulet" karena waktu usia 1-4 bulan pipinya bulet. Tapi sekarang julukan itu kurang pas, SyaQ agak kurus setelah bisa mbrangkang sendiri (untuk urusan ini aku dapat "ceramah" panjang lebar dari mbahnya SyaQ).
Sekarang aku punya rumah sendiri. Walaupun masih nyicil, tapi sudah lega, setidaknya aku ndak harus menanggung biaya kenaikan harga rumah. Rumahnya kecil tapi isinya blm banyak jadi SyaQ masih bisa "mbrangkang ngalor ngidul" dengan riang gembira.
Sekarang aku sudah punya mobil sendiri hehehe, jadi bisa ngajak SyaQ main ke Puncak, Bandung dll. Pokoknya kemanapun tak antar deh (asal ndak capek)
Sekarang aku kok suka nulis pake quote ya? ndak tahu ah
Maturnuwun dhumateng gusti Allah atas segala perubahan ini.
MU juara liga Inggris! You'll never walk alone. Lho?!
Wednesday, August 17, 2005
Mile Stone
Akhirnya saatnya tiba. Aku mau kawin dan bakal punya keluarga ku sendiri. Tapi kok ndak ada deg-deg an nya ya? Kok aku santai-santai aja ya? Kok ndak ada perasaan cemas resah dan gelisah? Ada apa gerangan ini? Mungkin karena Inda itu memang indah kali ya?
Anyway, bulan ini Agutus 2005 bener2 menantang dan moga2 bisa dilewati dengan elegan. Awal bulan aku maju sidang, pengujinya prof semua, dan ahli di bidangnya. Untung aku lebih ahli dari mereka (ahli ngibul) ... sidang lewat ... ada acara gathering kantor ... ketua panitia man! tapi yang ini lewat ... Trus nyiapin World Cyber Game ... lewat ga ya? Apa kelewatan? hiks! Yang terakhir kawin ... moga2 lewat juga, dengan elegan tentunya ...
Anyway, bulan ini Agutus 2005 bener2 menantang dan moga2 bisa dilewati dengan elegan. Awal bulan aku maju sidang, pengujinya prof semua, dan ahli di bidangnya. Untung aku lebih ahli dari mereka (ahli ngibul) ... sidang lewat ... ada acara gathering kantor ... ketua panitia man! tapi yang ini lewat ... Trus nyiapin World Cyber Game ... lewat ga ya? Apa kelewatan? hiks! Yang terakhir kawin ... moga2 lewat juga, dengan elegan tentunya ...
Thursday, September 30, 2004
Cemas!
Beberapa minggu ini kok terasa mencemaskan ya? Undangan berdatangan dari segala penjuru, si Yuni, Amoy, Dewi, Indra, de el el. Semuanya pada kawin, dan mereka semua satu angkatan sama aku. So ... apakah aku ini termasuk terlambat apa ga ya?
Yg terakhir ini malah bikin pusing, undangannya bersamaan, yang satu di Bogor yang satu di semarang. Dua duanya sohib, dan dua duanya ga di jakarta. Cuman mungkin aku ke semarang aja kali ya, makin jauh pahalanya makin banyak hehehe
Nah masalah kedua muncul. kalo aku ke kondangan sendirian kayaknya gimana gitu, tapi siapa yang mau aku ajak? masak ibuku? Semakin besarlah kecemasanku
Duh gusti, panyuwun kula namung setunggal mawon, mboten kathah kathah.
Yg terakhir ini malah bikin pusing, undangannya bersamaan, yang satu di Bogor yang satu di semarang. Dua duanya sohib, dan dua duanya ga di jakarta. Cuman mungkin aku ke semarang aja kali ya, makin jauh pahalanya makin banyak hehehe
Nah masalah kedua muncul. kalo aku ke kondangan sendirian kayaknya gimana gitu, tapi siapa yang mau aku ajak? masak ibuku? Semakin besarlah kecemasanku
Duh gusti, panyuwun kula namung setunggal mawon, mboten kathah kathah.
Thursday, September 23, 2004
Selalu ada saat untuk yang pertama
Hmmmm, akhirnya kejadian deh. Aku jadi punya blog. Ini semua gara2 si Kidy.
Ternyata nilai-nilai yang selama ini kita punya bisa berubah dengan perkembangan teknologi ya. Setahuku dulu yg namanya diary ya hanya aku, tuhan, dan mahkluk gaib saja yang tahu. Tapi sekarang seluruh dunia malah bisa kasih komentar. Ga tahu nantinya apakah kita masih punya sesuatu yang pribadi lagi ga ya? Dulu "udel" hanya milik pribadi, sekarang semua orang bisa liat "udel" nya si AGNES MONICA. (btw kapan ya si JOY IDOL kasih liat "UDEL" nya hahahaha).
Ini fenomena menarik lho.... di satu sisi teknologi semakin maju tapi disisi lain mode pakaian justru semakin "primitif". Aku ga yakin bahwa pakaian masa depan bakal seperti yang ada di film; terbungkus rapat dan ketat macam power ranger. Bisa jadi mode pakaian masa depan malah ga perlu kain lagi, tapi cukup semacam ilusi optis yang membuat kita seolah2 pake baju padahal nggak pake apa2. Kemudian ada alat di pergelangan tangan kita yang mengatur suhu sekitar tubuh agar selalu terjaga pada kondisi optimum.
BTW kondisi suhu tubuhku lagi ga optimum nih. Tiap sore selalu menggigil. Kayaknya bakal kena tipus, LAGI! aku udah berkali-kali kena tipus maupun para-tipus. Gara2 indomie (maaf ya om Liem, nyebut nama produk indofood) yang kumakan tiap hari, kata ibu dokter tidak sehat. Tapi mau bagaimana lagi, lha yang ada di pantry cuman indomi sama lontong sayur yang asinnya ga ketulungan. Karena itu untuk menjaga supaya ga kena tipus aku harus segera pulang. Aduuuuh kerjaan belum selesai....pulang nanti aja deh (kaya'nya gara2 kerja juga nih)
@SBY menang, Indonesia punya presiden baru, amien rais ku jgn sedih ya ... jadi whistle blower aja
Ternyata nilai-nilai yang selama ini kita punya bisa berubah dengan perkembangan teknologi ya. Setahuku dulu yg namanya diary ya hanya aku, tuhan, dan mahkluk gaib saja yang tahu. Tapi sekarang seluruh dunia malah bisa kasih komentar. Ga tahu nantinya apakah kita masih punya sesuatu yang pribadi lagi ga ya? Dulu "udel" hanya milik pribadi, sekarang semua orang bisa liat "udel" nya si AGNES MONICA. (btw kapan ya si JOY IDOL kasih liat "UDEL" nya hahahaha).
Ini fenomena menarik lho.... di satu sisi teknologi semakin maju tapi disisi lain mode pakaian justru semakin "primitif". Aku ga yakin bahwa pakaian masa depan bakal seperti yang ada di film; terbungkus rapat dan ketat macam power ranger. Bisa jadi mode pakaian masa depan malah ga perlu kain lagi, tapi cukup semacam ilusi optis yang membuat kita seolah2 pake baju padahal nggak pake apa2. Kemudian ada alat di pergelangan tangan kita yang mengatur suhu sekitar tubuh agar selalu terjaga pada kondisi optimum.
BTW kondisi suhu tubuhku lagi ga optimum nih. Tiap sore selalu menggigil. Kayaknya bakal kena tipus, LAGI! aku udah berkali-kali kena tipus maupun para-tipus. Gara2 indomie (maaf ya om Liem, nyebut nama produk indofood) yang kumakan tiap hari, kata ibu dokter tidak sehat. Tapi mau bagaimana lagi, lha yang ada di pantry cuman indomi sama lontong sayur yang asinnya ga ketulungan. Karena itu untuk menjaga supaya ga kena tipus aku harus segera pulang. Aduuuuh kerjaan belum selesai....pulang nanti aja deh (kaya'nya gara2 kerja juga nih)
@SBY menang, Indonesia punya presiden baru, amien rais ku jgn sedih ya ... jadi whistle blower aja
Subscribe to:
Posts (Atom)